UMKM yang telah tersebar  luas ditengah kehidupan masyarakat  ini merupakan salah satu kekuatan pendorong terdepan dan pembangunan ekonomi, mengingat besarnya peranan yang ditunjukkan dengan keberadaan usaha ini maka harus selalu diupayakan adanya pembinaan dan pengembangan yang bertujuan agar setiap usaha jenis ini mampu mengatasi masalah yang dihadapi dan berkembang ke arah yang lebih baik, maju dan mandiri sehingga perannya dalam perekonomian semakin besar. 

Di Kabupaten Sidoarjo dapat dijumpai keberadaan berbagai jenis usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang berada di sentra-sentra industri. Perkembangan jumlah usaha mikro selama lima tahun terakhir menunjukkan tren yang cukup baik. Realisasi tahun 2014 sebanyak 154.892 usaha. Jumlah ini mengalami peningkatan dibanding dengan tahun 2010-2012, dimana pada tahun 2010 tercatat sebesar 8.897 usaha, naik pada tahun  2011 sampai dengan tahun 2012 tercatat  sebanyak 16.790 usaha.

Sejalan dengan tren jumlah pengusaha mikro, jumlah usaha kecil di Kabupaten sidoarjo juga menunjukkan perkembangan. Pada tahun 2010 juml;ah pengusaha kecil sebesar 3.929 usaha, naik pada tahun 2011 dan tahun 2012 sebanyak 5.015 usaha. Tahun 2014 mencapai 14.836 usaha.

 

PELUANG INVESTASI

Potensi unggulan Kabupaten Sidoarjo merupakan potensi yang dapat dikembangkan dan mempunyai daya saing di pasaran, baik karena ciri-cirinya yang khas, kualitasnya, maupun harganya yang kompetitif. Disamping itu juga, potensi unggulan tersebut berasal dari pemanfaatan potensi yang berasal dari sumber daya alam dan kekayaan budaya lokal yang potensial untuk ditumbuhkembangkan. Beberapa sentra usaha UMKM yang menjadi unggulan yang sudah berkembang dan berpotensi untuk dikembangkan lagi, antara lain : Kampung Batik di Desa Jetis Kecamatan Sidoarjo; Kampung Sepatu di  Desa Mojosantren Kecamatan Krian; Kampung Krupuk di Desa Kedungrejo Kecamatan Jabon; Olahan Ikan di Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati, Sentra Tas dan Koper di Desa Kadensari dan Kludan Kecamatan Taggulangin; Kerajinan Bordir di Desa Ketegan, Boro dan Kalidawir Kecamatan Tanggulangin, Kerajinan Logam di Desa Ngingas Kecamatan Waru.